Asia Tenggara
Asia Tenggara kaya akan destinasi wisata. (Foto: Siska Silmi/reviewnesia.com)

Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan kearifan budaya lokal serta situs wisata yang beragam dan unik. Kekayaan situs wisata ini yang menjadikan nilai Pesona Indonesia semakin layak melekat bagi perkembangan wisata bangsa ini.

Kekayaan situs wisata ini tidak hanya penting bagi perkembangan perekonomian Indonesia, tetapi juga sangat bermanfaat sebagai identitas dan menjadi inspirasi bagi perkembangan pembangunan bangsa.

Selain Indonesia, Laos, Kamboja, Thailand, dan Malaysia adalah negara dengan situs wisata yang paling populer. Berikut, ada 10 situs wisata Asia Tenggara yang diakui UNESCO:

1. Cultural Landscape Subak Bali

Situs warisan dunia ini diresmikan dan diakui UNESCO pada tahun 2012. Cultural landscape ini merupakan landscape pedesaan dan sawah yang dibuat bertingkat yang terletak di Bali. Situs wisata ini menjadi menarik karena dilengkapi dengan pura dan candi yang terletak di sekitar sawah.

Subak juga dikenal sebagai organisasi pengelolaan sawah yang didasarkan pada kearifan lokal masyarakat yang menetap di Bali. Situs ini mencerminkan hubungan yang harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam sekitar yang diyakini sebagai anugerah kehidupan dari sang Esa. Subak Bali juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang datang ke Pulau Dewata.

2. Tambang Batubara Sawahlunto

Situs ini merupakan bukti dari kemajuan teknologi yang mampu menggabungkan teknik pertambangan Eropa dengan kearifan lokal yang dapat ditemui di Sumatera Barat. Praktek pertambangan yang erat kaitannya dengan budaya tradisional dalam kegiatan penambangan batubara.

Warisan dunia ini diakui oleh UNESCO pada 6 Juli 2019 yang memberikan pelajaran penting bagi kawasan kehidupan perkotaan yang hampir terlupakan. Sawahlunto adalah bukti dari komitmen untuk melestarikan nilai sejarah dan warisan budaya yang bertemakan pertambangan dalam konteks kekinian.

Cepat atau lambat, warga dunia yang memiliki ketertarikan atas nilai sejarah pasti akan datang ke Sumatera Barat dan mempelajari nilai-nilai sejarah tersebut.

Baca Juga  7 Fakta Menarik Ketika Traveling di Asia Tenggara

Baca Juga: 10 BALI BARU INDONESIA, DESTINASI WISATA TERBARU

3. Candi Borobudur

Candi Budha terbesar di dunia yang berdiri kokoh dan diakui sebagai salah satu warisan dunia pada tahun 1991. Candi ini terlihat sangat elok karena dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan yang padu dengan pemandangan alam yang hijau.

Candi Borobudur tidak hanya menghadirkan wisata sejarah dan budaya tetapi juga eksitisme alam yang begitu mengesankan. Tidak heran jika candi ini adalah salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia.

4. Angkor Wat

Dibangun pada tahun 1130 dan 1150 M oleh pendirinya Raja Suryaparman II. Situs ini terdiri dari piramida kuil yang berukuran sangat besar dengan luas kurang lebih 4.250 kaki yang dikelilingi oleh parit lebar. Bagi pemeluk agama Hindu, Angkor Wat dipercaya merupakan bentuk dan simbol dari alam semesta.

Parit yang melambangkan sebagai lautan dari seluruh bumi. Sedangkan, untuk rumah para dewa disimbolkan dengan lima menara pusat. Seluruh dinding dari bangunan ini dilengkapi dengan ukiran yang melambangkan dewa Wisnu.

5. Taman Nasional Komodo

Situs wisata dunia dari Indonesia yang memberikan deskripsi nyata mengenai keberadaan naga. Keberagaman hayati baik di darat maupun lautnya, menjadikan taman ini menjadi sangat terkenal.

Selain menyaksikan Komodo, para pelancong akan dimanjakan dengan aktivitas lain seperti snorkeling, mendaki, dan mengunjungi desa-desa kecil di pulau-pulau yang terdapat di sana.

Taman Nasional Komodo ini adalah situs wisata dunia yang diakui UNESCO pada tahun 1991 yang meliputi lima pulau utama dan sejumlah pulau kecil dan dinobatkan sebagai taman nasional tertua di Indonesia.

6. Ayutthaya Thailand

Situs dari sebuah kota terbesar yang ada di dunia. Situs ini dikenal sebagai penghubung perdagangan regional yang menarik negara China dan beberapa negara Eropa. Ayutthaya terdiri dari kuil yang sangat beragam dan reruntuhan istana yakni patung Budha tanpa kepala. Serta dilengkapi dengan artefak yang ditempatkan di museum.

7. Candi Prambanan

Berbeda dengan Candi Borobudur yang merupakan candi peninggalan Budha, Prambanan adalah candi peninggalan Hindu yang diresmikan sebagai situs wisata dunia di Indonesia pada tahun 1991. Candi ini berbentuk tinggi dan ramping sehingga terlihat begitu indah dan megah.

Baca Juga  Diplomasi Masker China di Asia Tenggara

Candi Prambanan juga dikenal sebagai salah satu candi terindah yang ada di Asia Tenggara. Tempat wisata ini akan semakin terlihat memukau saat matahari tenggelam. Wisatawan dapat menikmati sunset dengan suguhan pemandangan yang menakjubkan. Candi ini juga merupakan candi kebanggaan bagi masyarakat yang tinggal di Yogyakarta.

8. Batur

Merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Indonesia yang berlokasi di Bali. Kawasan ini memiliki luas kurang lebih 370 kilometer persegi dengan ketinggian 920 sampai 2152 mdpl. Situs ini ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada tahu 2012 dan merupakan global geopark pertama dari Indonesia yang diakui oleh UNESCO.

9. Luang Prabang, Laos

Merupakan salah satu destinasi perjalanan di bagian utara Laos yang sudah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Situs ini merupakan bekas ibukota Laos. Jika berkunjung ke tempat ini, wisatawan akan merasa seperti sedang menyusuri Sungai Mekong.

Termasuk pendakian ke atas Bukit Phousi dan menikmati suasana pasar malam. Luang Prabang identik dengan istana kerajaan dan kuliner khas lokal yang bernama mie kerbau dan sandwich baguette.

10. Melaka dan Goerge Town

Merupakan kota bersejarah yang memiliki luas kurang lebih 148 hektar di Semenanjung Malaya, Malaysia. Kota ini berkembang dari perpaduan budaya antara peradaban Barat dan Timur berabad-abad lalu. Pesona dari situs warisan dunia ini terletak dari arsitek bangunan yang sangat khas dan mendominasi di sepanjang jalan.

Tempat ini terlihat megah dengan adanya gedung pemerintahan, gereja, serta kawasan rumah yang sangat kental dengan pengaruh dari Eropa dan Asia. Sedangkan George Town adalah lambang dari kekuasaan Inggris pada akhir abad 18. Melaka dan George Town adalah situs warisan yang hingga saat ini terus dipelihara dan berkembang dengan sentuhan kehidupan modern.