lemhanas
ada 4 skenario pembangunan indonesia oleh LEMHANAS (Foto: Siska Silmi/reviewnesia.com)
0 Shares

Lembaga Ketahanan Masyarakat Indonesia (LEMHANAS) pada tahun 2013 hingga tahun 2015 mencoba membuat Transformative Scenario Planning dengan sistemnya yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tahun 2045. Sistem tersebut telah diberikan kepada Presiden Republik Indonesia pada bulan November tahun 2015. Sistem tersebut juga telah disosialisasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui media massa. Perlu diingat bahwa apa yang telah dituliskan oleh LEMHANAS Indonesia pada skenario 2045 bukanlah apa yang pasti terjadi atau harus terjadi terhadap Indonesia di tahun 2045 nanti. Namun, apa yang dituliskan tersebut merupakan sebuah kemungkinan yang akan terjadi.

Maksud utama dari skenario yang telah dibuat oleh LEMHANAS tersebut adalah memberikan peringatan kepada pembuat kebijakan strategis untuk memperhatikan tikungan-tikungan yang mungkin terjadi di masa depan. Sehingga dalam membuat perencanaan strategis baik dalam jangka panjang dan menengah, faktor-faktor yang biasanya terlewatkan oleh pembuat kebijakan tetap perlu diperhitungkan secara terukur. Skenario tersebut memperhitungkan empat driving force yang keempatnya harus memperhatikan perkembangan masa depan yaitu, sosial politik dan budaya (Skenario Mata Air), ekonomi (Skenario Sungai), geopolitik (Skenario Kepulauan), dan lingkungan (Skenario Air Terjun). Berikut penjelasan ringkas dari masing-masing skenario tersebut versi Reviewnesia;

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Kawasan Asia Pasifik

1. Skenario Mata Air

Indonesia di tahun 2045 diisi oleh generasi baru yang mempunyai pandangan berbeda dari generasi pendahulunya. Menurut para generasi terdahulu, mempertahankan kesatuan NKRI harus lebih didasarkan pada prinsip-prinsip integrasi fungsional dibandingkan integrasi historis. Namun demikian, kebijakan publik masih diwarnai oleh percampuran kepentingan bisnis dan politik yang menyebabkan suhu politik sering meningkat dan memanas. Di tingkat daerah, kualitas institusi dan sumber daya manusia yang masih belum merata menyebabkan tidak hanya sering terjadi korupsi, tetapi juga menimbulkan gesekan sosial antara penduduk asli daerah dan pendatang. Hal tersebut terjadi sebagai akibat persaingan untuk memperoleh akses sumber daya ekonomi. Selain itu, ketimpangan antar daerah masih terjadi sehingga aspirasi memisahkan diri terkadang masih terjadi.

2. Skenario Sungai

Indonesia di tahun 2045 telah mampu keluar dari ancaman “failed  state”, karena di tahun tersebut Indonesia telah menjadi negara industri yang cukup maju dengan struktur ekonomi “Belah Ketupat”. Jumlah kelas menengah sudah lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin. Kemitraan antara sektor besar, menengah, dan kecil berjalan dengan baik. Kemitraan tersebut juga mendapatkan dukungan infrastruktur, tata ruang, kebijakan perbankan, fiskal, moneter, dan pasar modal yang sangat mendukung. Hasilnya, sektor industri berkembang dan terjadi peningkatan kemakmuran di pedesaan karena dukungan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih tinggi pada sektor industri. Teknologi pada sektor ini telah berhasil mengimbangi kemajuan industri manufaktur di perkotaan yang sudah berkembang lebih dulu. Namun, permasalahan ekonomi yang berdampak pada kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial serta korupsi, masih menjadi tantangan yang cukup besar. Juga masih terjadi konflik lahan dan buruh yang diberi upah di bawah minimum regional (UMR). Sementara, Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penduduk besar dan sangat beragam juga masih menjadi persoalan tersendiri yang berdampak secara ekonomi, sosial, politik, pertahanan, dan keamanan.

3. Skenario Kepulauan

Pada tahun 2045, Indonesia tetap menjadi negara yang eksis di tengah peradaban modern dunia sebagai bangsa yang multi etnis, multi kultur, dan bangsa yang pluralis. Kekuatan militer Indonesia juga sudah besar tetapi belum efektif dan belum efisien karena teknologi dan penguasaannya tidak sesuai lagi dengan zamannya. Indonesia disibukkan dengan pengamanan poros maritim dunia dan eksplorasi bawah laut yang dilakukan oleh state dan non-state actor di wilayah laut Indonesia.

4. Skenario Air Terjun

Indonesia di tahun 2045 sudah mulai dengan perencanaan pembangunan yang berbasis rendah karbon dan mengadaptasi pemanfaatan ruang berdasarkan penataan wilayah yang baik. Pemerintah secara bertahap mencoba meninggalkan praktek pengambilan keputusan yang berdasarkan pada keuntungan jangka pendek. Pemerintah mencoba cara-cara yang lebih ramah lingkungan meskipun manfaatnya hanya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Pembangunan yang telah dilakukan sudah memperhatikan prinsip-prinsip sustainability seperti, economic sustainability dan social sustainability. Sektor swasta juga telah memberikan peran aktif dengan mendukung pembiayaan program pembangunan berkelanjutan melalui konsep green banking dan green financing. Low Carbon Development menjadi strategi utama yang dilakukan untuk meningkatkan ketahanan energi di dalam negeri. Selain itu, kedaulatan pangan di tahun 2045 dijadikan fokus utama dalam mengelola ketahanan pangan nasional.

0 Shares