Ibadah Haji
Suasana ibadah haji ketika di musdalifah (Foto: Talabul Amal/reviewnesia.com)
1K Shares

Seperti yang kita ketahui virus yang kita hadapi saat ini yang dikenal dengan virus corona (covid19) telah menyebar lebih dari 180 negara diseluruh dunia. Secara global, kematian yang disebebkan oleh virus corona ini tidak sedikit melainkan hampir setengah juta dan bahkan lebih. Untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat, kementrian kesehatan Arab Saudi selalu mempertimbangkan untuk dilaksanakannya ritual ibadah Haji dan umrah yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan.

Baca Juga: 14 Jenis Pelanggaran di Arab Saudi Bagi WNA

Terutama mengingat peningkatan jumlah kasus diberbagai negara dah bahkan di Arab Saudi sekalipun selalu bertambah. Serta sulitnya untuk menjaga jarak sosial yang aman antar individu. Oleh karena itu, Kerajaan Arab Saudi tetap menagguhkan adanya jamaah umrah/haji yang datang dari luar negeri.

Setelah melakukan berbagai pertimbangan akhirnya Kerajaan Arab Saudi memutuskan dan banyak persetujuan juga dari organisasi-organisasi islam internasional sebagai pengakuan atas kontribusi memerangi virus corona ini. Dilansir dari SaudiPressAgency senin, 22/6/2020 telah diputuskan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi bahwa pelaksanaan haji tahun ini (1441 H / 2020 M) akan tetap diadakan namun dengan jumlah yang terbatas dari berbagai kebangsaan yang tinggal di Arab Saudi saja. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan serta memastikan haji dilakukan dengan cara aman dari perspektif kesehatan masyarakat sambil melaksanakan semua langkah-langkah
pencegahan.

Mengutip dari SaudiPressAgency senin, 22/6/2020 pemerintah Penjaga dua masjid suci merasa terhormat untuk bisa melayani jutaan jamaah haji dan umrah setiap tahunnya dan yang terlebihnya tahun ini karena di tengah pandemi virus corona ini.

1K Shares