resesi ekonomi
Pandemi tidak hanya mengakibatkan masalah pada kesehatan tapi juga pada ekonomi (Foto: Siska Silmi/reviewnesia.com)
0 Shares

Pandemi global covid-19 yang hingga kini masih berlangsung berdampak terhadap seluruh sektor kehidupan dunia. Selain menjadi penyebab kematian, virus corona yang berasal dari Wuhan juga menjadi penyebab penurunan ekonomi. Sejumlah negara di dunia mengalami resesi ekonomi. Bahkan tercatat banyak negara maju mengalami resesi sebagai dampak dari pandemi global covid-19. Fenomena resesi ekonomi yang terjadi dan melanda beberapa negara dapat dilihat dari penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) merosotnya pendapatan, meningkatnya angka pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja, hingga terpuruknya industri manufaktur. Berikut 10 negara yang mengalami resesi ekonomi sebagai dampak dari covid-19 versi Reviewnesia:

Baca Juga: Foreign Policy’s Role in Promoting Development: The Brazilian Case

1. Korea Selatan

Korea Selatan mengalami resesi ekonomi setelah dua kuartal berturut menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang minus. Sebagai salah satu negara dari Asia yang mengalami resesi ekonomi, Korea Selatan melaporkan pertumbuhan ekonomi yang mengalami angka minus sebesar 1,3% yang disusul dengan angka minus sebesar 3,3% pada kuartal kedua di tahun 2020. Resesi ekonomi yang dialami Korea Selatan disebabkan karena anjloknya kegiatan ekspor, investasi, manufaktur, dan sektor jasa yang dipandang berperan sangat penting dalam laju pertumbuhan ekonomi domestik di negara tersebut.

2. Singapura

Singapura merupakan negara di Asia yang tercatat sebagai negara pertama yang mengalami resesi ekonomi akibat dari pandemi virus corona. Resesi ekonomi yang terjadi di Singapura terlihat dari penurunan pertumbuhan ekonomi yang minus sebanyak 0,7% pada kuartal pertama di tahun 2020. Angka tersebut menjadi semakin meningkat tajam dimana pada kuartal kedua, pertumbuhan ekonomi di negara Singapura mengalami minus sebesar 12,6% dan berlanjut hingga mencapai 41,2%. Singapura pernah mengalami resesi ekonomi di tahun 1985. Akan tetapi, resesi yang dialami Singapura di tahun 2020 ini merupakan resesi terburuk yang pernah dialami Singapura sejak merdeka 55 tahun lalu.

3. Amerika Serikat

Negara yang terkenal dengan sebutan adikuasa atau super power ini mengalami resesi ekonomi dengan penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 32,9% pada kuartal kedua tahun 2020. Resesi ekonomi yang dialami AS disebabkan karena terjadinya penurunan tajam pada konsumsi rumah tangga, ekspor, produksi, dan juga sektor investasi. Padahal AS merupakan negara yang terkenal dengan kontribusi ekonomi yang berasal dari konsumsi rumah tangga. Namun sejak adanya wabah corona, konsumsi rumah tangga di AS turun 34,6% di tahun 2020.

4. Jerman

Negara Jerman juga mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi sebagai dampak dari covid-19. Tercatat penurunan ekonomi di negara tersebut sebesar 10,1% pada kuartal kedua di tahun 2020. Secara nasional, resesi yang dialami negara Jerman disebabkan karena menurunnya konsumsi rumah tangga, investasi, dan kegiatan ekspor selama terjadinya pandemi covid-19.

5. Filipina

Sebagai bagian dari negara Asia, Filipina merupakan negara yang baru mengumumkan negaranya mengalami resesi ekonomi. Pada kuartal kedua di tahun 2020, PDB Filipina mengalami penurunan sebesar 16,5%. Sementara di kuartal pertama, negara ini hanya mengalami penurunan ekonomi sebesar 0,7%. Filipina mengakui sektor penurunan ekonomi berasal dari sektor manufaktur, konstruksi, dan transportasi.

6. Hong Kong

Resesi yang dialami Hong Kong sudah berawal dari sejak tahun 2019. Penurunan pertumbuhan ekonomi Hong Kong berasal dari sektor ritel dan pariwisata yang terjadi pada kuartal ketiga dan keempat di tahun 2019 sebesar 2,8% dan 3%. Hal ini diperparah dengan adanya covid-19. Pada kuartal pertama di tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Hong Kong mengalami penurunan sebesar 9,1% dan pada kuartal kedua minus 9%.

7. Jepang

Pertumbuhan ekonomi di negara Jepang mengalami penurunan sebesar 0,6% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Jepang tercatat minus sebesar 3,4% sejak Januari hingga Maret 2020. Resesi yang dialami Jepang memang sangat kecil jika dibandingkan dengan negara lain. Akan tetapi, bagi Jepang, resesi yang dialami karena covid-19 ini adalah penurunan ekonomi terbesar sejak tahun 2015.

8. Italia

Italia juga tercatat sebagai salah satu negara yang mengalami resesi ekonomi akibat pandemic corona. Pada kuartal kedua di tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Italia mengalami penurunan sebesar 17,3%. Sementara di kuartal pertama, ekonomi Italia juga mengalami penurunan sebesar 5,5%.

9. Prancis

Prancis mengakui terjadinya resesi ekonomi yang berasal dari sektor konsumsi rumah tangga, investasi, serta perdagangan yang diakibatkan karena lockdown sejak adanya pandemi corona. Pada kuartal pertama di tahun 2020, tercatat pertumbuhan ekonomi Prancis mengalami penurunan sebesar 5,9%. Pada kuartal kedua, angka penurunan ekonomi tersebut semakin besar yakni berada di angka 13,8%.

10. Spanyol

Sebagai salah satu negara bagian dari Uni Eropa, Spanyol juga mengalami resesi ekonomi akibat dari covid-19. Tercatat PDB Spanyol minus sebesar 18,5%. Bahkan diperkirakan resesi ekonomi yang dialami oleh Spanyol berada di angka yang sangat meresahkan. Ekonom Senior ING Bert Colijn memprediksi bahwa Spanyol akan mengalami penurunan ekonomi yang berkepanjangan.

0 Shares