Masjidil harom yang megah (Foto: Asma Shufa/reviewnesia.com)
30 Shares

Apabila Anda pergi ke Saudi Arabia, tujuan utama Anda pasti akan melaksanakan ibadah umroh atau haji. Disamping itu, Saudi Arabia ini juga bisa dikatakan sebagai negara dengan tempat-tempat wisata sejarah religi yang sangat menarik sehingga hampir semua orang muslim di dunia ingin mengunjunginya.  Saudi Arabia juga dikenal dengan banyaknya bangunan masjid yang ada disana, dikarenakan mayoritas penduduknya merupakan muslim. oleh karena itu, menjadi menarik jika Anda dapat mengunjungi salah satu destinasi wisata di Saudi Arabia.

Selain Anda melaksanakan ibadah umroh atau haji, Anda juga bisa berziarah ke tempat-tempat bersejarah disana.Seperti masjid-masjid yang memiliki cerita tersendiri, dan juga jabal-jabal (gunung) yang bersejarah disana. Ada dua kota yang memang wajib Anda kunjungi saat akan melaksanakan ibadah umroh yaitu Kota Makkah dan Madinah. Dua kota ini yang memiliki banyak tempat bersejarah dan juga tempat dimana Anda akan melaksanakan ibadah umroh atau haji bagi umat muslim.

Berikut tempat-tempat yang wajib Anda kunjungi saat Anda akan melaksanakan ibadah umroh atau haji :

Baca Juga: 10 Destinasi Menarik Wisata Umrah

1. Masjidil Harom (Makkah)

Bagi Anda yang akan menunaikan ibadah umroh atau haji tentu akan memijakkan kaki di tempat yang sangat indah ini. Ya, tempat ini merupakan masjid sekaligus tempat atau tanah suci yang ada dimuka bumi ini. Tempat ini merupakan tempat yang sangat ingin dikunjungi oleh setiap muslim yang ada dipenjuru dunia. Apabila Anda akan melaksanakan umroh maka tempat inilah yang pertama Anda kunjungi. Di tempat ini terdapat Ka’bah yang merupakan arah qiblat ibadah sholat semua umat muslim. Di sekitar Masjidil Harom ini juga terdapat menara jam yang sangat tinggi yang dinamakan Zam-Zam Tower. Menara ini juga merupakan menara jam tertinggi di dunia dengan ketinggian 601 Meter.

Di Ka’bah terdapat Hajar Aswad yang disunahkan kepada Anda yang melaksanakan ibadah umroh untuk mengusapnya dan bahkan menciumnya.Di Masjdil Harom ini Anda juga akan melaksanakan tawaf dan sa’i. Tawaf  yaitu, Anda akan mengelilingi Ka’bah dengan 7 kali putaran. Setelah itu akan dilanjutkan dengan sa’i yang dimana dilaksanakannya berbeda dengan tawaf. Sa’i dilaksanakan di mas’a yang dimana terdapat dua belas bukit yang dinamakan Bukit Shafa dan Bukit Marwah. Sa’i tersebut dimulai dari Bukit Shafa lalu berjalan ke Bukit Marwa hal itu dilakukan sebanyak 7 kali putaran.

2. Masjid Nabawi (Madinah)

View this post on Instagram

Nabawi – Kubah Hijau Hari itu masih pagi manakalah aku dan kaka berkeliling masjid nabawi dari arah pintu 15 sampai kembali ke pintu 15, olahraga yang sangat menyenangkan karena cuaca dingin menerpa dan matahari masih beranjak naik. Saat itu masih awal februari, cuaca madinah kisaran 11-13°C dipagi hari, oleh karena itu perlu pertahanan fisik yang menghangatkan tubuh, jadi kami melengkapi dengan sarung tangan dan baju dalaman yang hangat. Berjalan dari pintu 15 ke arah kubah hijau memakan waktu kurang lebih 15-20 menit kalau melangkah dengan cepat, sementara kalau santai kurang lebih 30menit kita sudah tiba di depan kubah hijau ini. Kenapa kubah hijau ini menarik? Karena dibawah kubah ini adalah bangunan asli masjid nabawi dahulu kala. Tentunya kondisi fisik nya sudah di renovasi. Didekat kubah hijau menempel dengan tembok ada rumah rasullulllah yanv sekaligus menjadi tempat pemakamannya yang terakhir. Disebelahnya menyusul dua sahabat setianya Abu Bakar Radiuallahanhu dan Umar bin Khattab Radiuallahanhu juga dimakamkan. Oiya, posisi Raudah /dekat mimbar rasullullah juga berada di seputaran bawah kubah ini. Hanya saja bagian depan masjid ini pintu pintu khusus jamaah laki laki, sementara jamaah perempuan dari arah belakang pintu pintu ber nomor 20an Saat ingin berdziarah ke makam rasulullah sekaligus menuju raudah, maka jamaah perempuan dapat masuk dri arah pintu 25, sampai pada akhirnya sampai di raudah dengan cara mengantri mengingat banyaknya peziarah yang datang, sementara luas raudah sendiri terbatas, biasanya ditandai oleh karpet berwarna hijau muda #nabawi #kubahhijau #raudah #tbt

A post shared by @ nzl_2020 on

Tempat ini juga dinamakan “MadinatulMunawwarah” yaitu, kota yang bercahaya. Tempat ini merupakan tempat suci kedua setelah Masjidil Harom. Tempat ini merupakan tempat yang pasti dikunjungi oleh jamaah umroh. Masjid ini merupakan tempat tinggal Nabi Muhammad SAW pada zaman dahulu saat beliau hijrah ke Madinah.

Saat ini masjid nabawi merupakan salah satu masjid terbesar di dunia. Selain Anda melaksanakan sholat 5 waktu di masjid ini. Anda juga bisa berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, juga sahabat Nabi Muhammad SAW seperti, Sayyidina Abu Bakar, dan Umar Bin Khattab. Karena makamnya juga terletak di dalam Masjid Nabawi yang dinamakan Raudoh. Masjid ini sangat indah, megah, dan sangat menakjubkan jadi tidak salah jika masjid ini tidak pernah sepi pengunjung untuk berziarah, berdoa, sholat, dan ibadah lainnya.

3. Masjid Qiblatain

https://www.instagram.com/p/B76O734BRWR/?igshid=h2xbftuw6g4a

Masjid ini berlokasi di Kota Madinah. Kata “Qiblatain” dalam Bahasa Arab yang artinya  dua kiblat. Itulah nama yang diberikan kepada masjid ini. Mengapa dikatakan demikian ?, karena pada zaman dahulu saat Nabi Muhammad SAW melaksanakan sholat, arah kiblatnya bukan menghadap ke Ka’bah di Masjidil Haram (Makkah) seperti saat ini. Melainkan menghadap ke Baitul Maqdis (Yerussalem). Setelah itu Allah menurunkan wahyu berupa perintah kepada Nabi Muhammad SAW agar mengubah posisi kiblat dengan menghadap ke Masjidil Harom (Makkah). Setelah perintah tersebut diturunkan, maka saat itu Nabi Muhammad SAW langsung mengubah posisi arah kiblatnya dengan memutar 180 derajat ke arah kiblat baru yaitu menghadap Ka’bah di Masjidil Harom (Makkah).

Oleh karena itu, masjid ini disebut Masjid Qiblatain yakni masjid dengan dua kiblat. Ini merupakan salah satu Masjid yang memiliki sejarah dalam islam. Dengan demikian jamaah umroh wajib mengunjungi masjid ini agar mengetahui sejarah kiblat salat umat Muslim dan juga bisa merasakan sholat di dalamnya.

4. Masjid Quba

Masjid Quba ini merupakan masjid yang indah, megah, dan sangat istimewa pastinya. Masjid ini terletak di Kota Madinah dan kurang lebih berjarak 3 kilometer dari Masjid Nabawi. Masjid ini juga berdekatan dengan beberapa masjid bersejarah lainnya yang wajib jamaah umroh kunjungi, seperti Masjid Qiblatain dan Masjid Khandaq. Sangat mudah apabila Anda ingin mengunjungi masjid ini. Karena, saat ini di Madinah terdapat bus wisata yang bisa mengantarkan Anda ke masjid ini dan juga beberapa tempat-tempat bersejarah disana.

Masjid Quba ini dikatakan istimewa karena Masjid Quba ini merupakan masjid pertama  yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Setelah Anda melaksankan sholat di masjid Quba ini Anda juga bisa membeli oleh-oleh seperti peci, sajadah kecil, dan masih banyak lagi. Karena disekitar masjid tersebut terdapat pasar kecil yang dapat Anda kunjungi. Seperti yang kita ketahui mengunjungi dan sholat sunnah didalamnya memiliki keutamaan yang luar biasa. Dan juga disebutkan bahwa sholat dua rakaat di dalam Masjid Quba ini pahalanya sama seperti dengan ibadah umrah.

5. Makam Baqi’

https://www.instagram.com/p/B5sXpVADYNE/

Makam Baqi’ ini merupakan pemakaman utama di Madinah. Makam Baqi’ ini terletak disekitar wilayah Masjid Nabawi lebih tepatnya disebelah timur Masjid Nabawi. Makam ini merupakan makam para sahabat Nabi Muhammad SAW dan juga keluarganya. Salah satu sahabat Nabi yang dimakamkan disini yaitu, Usman Bin Affan, Asa’an Bin Zararah, dan Abdurrahman Bin A’uf.Salah satu keluraga Nabi yaitu Aisyah, Fatimatuzzahra, Ruqayyah, dan Zainab. Makam Baqi’ ini sangat luas dan selalu diramaikan oleh pengunjung atau peziarah disana.

Untuk jamaah umroh yang ingin berkunjung masuk ke makam ini hanya diperbolehkan untuk laki-laki saja. Untuk perempuan dilarang untuk masuk ke Makam Baqi’ sehingga hanya diperbolehkan melihat dari luar makam saja. Untuk masuk ke Makam Baqi’ ini terdapat aturan dan bahkan larangan tentang ziarah ke makam ini. Seperti halnya dilarang berbuat musyrik, menginjak, dan bahkan menduduki kuburan tersebut. Oleh karena itu jamaah umroh yang sedang melaksanakan ibadah umroh wajib datang serta berziarah ke tempat ini.

6. Masjid Sayyidina Abu Bakar As Siddiq R.A

https://www.instagram.com/p/B64pvBaBq0I/?igshid=18nmhntylyjnp

Masjid Abu bakar ini berlokasi tepat di Kota Madinah. Masjid ini terletak disekitar wilayah Masjid Nabawi lebih tepatnya di sisi barat Masjid Nabawi. Lokasi masjid ini dahulunya merupakan tempat tinggal Abu bakar As Siddiq. Masjid ini tidak terlalu besar, namun memiliki keunikan pada desainnya dengan gaya klasik zaman dahulu.

Tetapi masjid ini tidak pernah dibuka untuk umum dan bahkan pintunya pun selalu terkunci. Oleh karena itu, para jamaah yang datang serta mengunjungi tempat ini tidak bisa melaksanakan sholat didalamnya, hanya bisa mengabadikan melalui foto di halaman depan masjid. Masjid ini hanya sebagai bangunan sejarah yang hanya bisa dikunjungi oleh jamaah umroh sebagai pengingat bahwa ini merupakan masjid sahabat Nabi Muhammad SAW.

7. Masjid Bir Ali/Miqat

View this post on Instagram

Suasana Miqot di Bir Ali #miqot #birali #umroh2020

A post shared by Kalvinvestor (@kalvinvestor) on

Masjid ini merupakan tempat yang wajib dikunjungi oleh para jamaah umroh karena Masjid Bir Ali atau yang biasa disebut tempat miqat. Miqat artinya batas bagi dimulainya ibadah umroh. Jarak Masjid Bir Ali ini dari pusat kota Madinah sekitar 11 Kilometer dan memakan waktu sekitar 15 menit jika ditempuh menggunakan mobil. Masjid ini juga bisa disebut tempat singgah para tamu Allah. Pada zaman dahulu, Nabi Muhammad SAW melaksanakan miqat serta berihram sebelum umroh di tempat ini. Oleh karena itu, para jamaah umroh seluruh dunia juga meneladani serta mengikuti apa yang di lakukan oleh Beliau yaitu dengan miqat serta berihram di masjid ini juga.

Sebelum jamaah umroh berangkat ke Makkah dari Madinah untuk melaksanakan runtutan ibadah umroh. Para jamaah wajib berganti pakaian dengan kain ihram serta niat akan melaksanakan umroh di masjid Bir Ali ini. Di masjid ini terdapat kurang lebih 512 toilet untuk para jamaah seluruh dunia yang biasanya difungsikan untuk berganti pakaian ihram. Setelah para jamaah membersihkan diri serta berganti pakaian ihram, maka mereka akan melaksanakan sholat sunnah ihram di dalam masjid tersebut. Setelah itu, barulah para jamaah melanjutkan perjalanan ke makkah untuk melaksanakan ibadah umroh. Interior ruangan masjid ini sangat luas serta indah dengan dihiasi puluhan pilar didalamnya.

8. Masjid 7/Masjid Khandaq

https://www.instagram.com/p/By9ob4knZIp/

Masjid ini merupakan masjid peninggalan sejarah pada masa Nabi Muhammad SAW. Dikatakan Masjid Khandaq karena, pada zaman dahulu ada suatu peristiwa yang dinamakan Perang Khandaq. Perang ini merupakan perang melawan Kaum Quraisy yang ingin mengepung Kota Madinah saat itu. Kata Khandaq ini berarti parit. Dinamakan perang parit karena, pada saat itu Umat Islam menjadikan parit sebagai benteng pertahanan melawan Kaum Quraisy yang jumlahnya sangat banyak dibandingkan Umat Islam saat itu.

Masjid ini berlokasi di Kota Madinah, lebih tepatnya hanya berjarak sekitar 2.5 Kilometer dari Masjid Nabawi. Walaupun nama masjid ini Masjid 7, namun, untuk saat ini hanya terdapat satu masjid saja. Dan hanya masjid ini yang bisa dikunjungi oleh jamaah umroh serta bisa melaksanakan sholat didalamnya. Masjid ini bisa dikatakan wajib dikunjungi oleh jamaah umroh, karena dapat mengenang sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW untuk mempertahankan Kota Madinah saat itu. Selain itu, lokasi masjid ini juga mudah untuk dikunjungi karena dekat dengan lokasi Masjid Nabawi.

9. Masjid Ji’ranah

Masjid ini merupakan tempat yang wajib dikunjungi oleh seluruh jamaah umroh dari penjuru dunia untuk bermiqat sebelum melaksanakan ibadah umroh. Jika Masjid Bir Ali yang juga tempat miqat berada di Kota Madinah, lain hal dengan Masjid Ji’ranah ini yang juga merupakat tempat miqat namun berada di Kota Makkah. Di Makkah terdapat 2 tempat miqat selain Masjid Ji’ranah ini yaitu Masjid Aisyah di Tana’im dan juga Masjid Hudaibiyah di Hudaibiyah. Namun, Masjid Ji’ranah ini merupakat tempat miqat paling besar dan luas diantara masjid miqat lainnya sehingga bisa menampung sekitar 1.000 jamaah umroh.

Zaman dahulu, Nabi Muhammad bermalam di suatu daerah dengan nama Ji’ranah selama 10 malam. Lalu Nabi Muhammad SAW bermiqat serta berihram di daerah itu sebelum melaksanakan umroh. Oleh karena itu, sampai saat ini seluruh jamaah umroh bermiqat dan berihram di Masjid Ji’ranah ini. Dengan begitu kita dapat meneladani apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

10. Padang Arafah

Tempat ini merupakan tempat yang wajib dikunjungi saat Anda melaksanakan ibadah haji. Padang Arafah ini terletak disebelah tenggara Masjidil Harom. Apabila Anda hanya melaksanakan ibadah umroh, biasanya Anda hanya mengunjungi atau hanya melewatinya saja. Namun, apabila Anda melaksanakan ibadah haji, maka Anda akan melakukan wukuf. Di padang Arafah inilah tempat berkumpul seluruh jamaah dari penjuru dunia untuk menunaikan ibadah haji.

Wukuf ini merupakan salah satu rukun haji yang harus dipenuhi dan merupakan inti kegiatan dalam ibadah haji. Anda melakukan wukuf di Arafah ini pada tanggal 9 Dzhulhijjah sejak matahari terbit hingga matahari menjelang terbenam. Selama Anda wukuf diharuskan berdzikir, berdoa, dan juga membaca Alquran serta sholat jamak takdim qashar, dzuhur, dan asar.

11. Mina

https://www.instagram.com/p/B5GE8eoHB3U/

Mina ini merupakan tempat yang disinggahi jamaah haji setelah melaksanakan wukuf di padang Arafah. Maka, Anda akan bergegas menuju Muzhalifah terlebih dahulu baru kemudian Anda akan menuju ke Mina. Di Muzdalifah ini Anda bermalam atau biasa disebut mabit terlebih dahulu. Kemudian, Anda akan mengumpulkan batu krikil yang digunakan untuk melempar jumrah di Mina. Pada saat di Mina jamaah haji wajib melakukan mabit pada malam 11 dan 12 Dzulhijjah. Untuk melempar jumrah terdapat tiga lokasi yaitu Jumarah Aqabah, Jumarah Wusta, dan Jumarah Ula.

Kata “Mina” berasal kata dari Bahasa Arab yang artinya mengalirkan darah. Dimana, Mina ini merupakan tempat Nabi Ibrahim As melaksanakan perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya, yaitu Nabi Ismail. Oleh karena itu pada saat Hari Raya Idul Adha ini dianjurkan bagi yang mampu untuk melakukan penyembelihan hewan kurban. Hal ini untuk mengenang peristiwa yang terjadi pada Nabi Ibrahim As.

12. Jabal Uhud/Gunung Uhud

Jabal Uhud ini merupakan gunung yang memiliki sejarah serta makna tersendiri. Jabal Uhud ini berlokasi di Kota Madinah yang letaknya 4,5 Kilometer di sebelah utara dari pusat kota. Jabal Uhud ini tidak terlalu tinggi sehingga mudah untuk didaki bagi para jamaah umroh yang ingin mengunjunginya. Arti dari kata Jabal Uhud ini yaitu gunung yang menyendiri. Pada zaman dahulu, ditempat ini terjadi suatu peristiwa yang dinamakan Perang Uhud. Antara umat muslim di Madinah yang dipimpin oleh Nabi Muhammad SAW dengan Kaum Quraisy dari makkah yang dipimpin oleh Khalid Bin Walid. Pada perang ini umat muslim kalah dalam peperangan. Sehingga menggugurkan 70 sahabat Nabi Muhammad SAW.

Tragedi yang sangat menyedihkan bagi Nabi Muhammad SAW yaitu wafatnya paman beliau dalam perang tersebut yaitu Sayyidina Hamzah Bin Abdul Mutholib. Oleh karena itu, apabila jamaah umroh berziarah ke tempat ini selain mendaki Jabal Uhud, jamaah umroh juga bisa sekaligus berziarah ke makam Sayyidina Hamzah yang juga berada di sekitar lokasi Jabal Uhud yang dipagar besi berwarna hitam. Jamaah umroh sangat diwajibkan mengunjungi atau berziarah ke tempat ini karena sebagaimana Nabi Muhammad SAW bersabda “Bukit Uhud adalah salah satu dari bukit-bukit yang ada di Syurga”.

13. Jabal Rahmah/Gunung Rahmah

https://www.instagram.com/p/B8DZt5HlcMb/

Jabal Rahmah merupakan tempat yang memiliki sejarah dalam Islam. Dimana jabal ini merupakan tempat bertemunya kembali Nabi Adam dan Siti Hawa yang sudah berpisah sekitar 200 tahun lamanya. Lantaran Nabi Adam dan Siti Hawa memakan buah khuldi yang sudah Allah larang untuk mereka makan, namun, atas godaan syetan, Nabi Adam dan Siti Hawa memakannya.

Jabal Rahmah ini berlokasi di Kota Makkah lebih tepatnya terletak di tepi Padang Arafah sebelah timur Kota makkah. Jabal Rahmah ini dikenal dengan sebutan gunung kasih sayang. Di puncak Jabal Rahmah ini terdapat sebuah monumen beton yang dibangun berwarna putih yang tingginya mencapai sekitar 8 m. Para jamaah umroh atau haji yang datang dari penjuru dunia, pasti akan mengunjungi atau berziarah serta mendaki Jabal Rahmah ini karena, terdapat kisah sejarah yang menarik dibalik Jabal Rahmah ini.

14. Jabal Tsur/Gunung Tsur

https://www.instagram.com/p/CD2LtXppveq/

Jabal Tsur merupakan jabal dengan tinggi sekitar 1.400 m/4 Kilometer yang berada di Kota Makkah dan lebih tepatnya disebelah selatan Masjidil Haram. Untuk mendaki ke Jabal Tsur butuh fisik yang kuat karena tingginya jabal ini. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk mendaki jabal ini. Walaupun dikatakan demikian, banyak para jamaah umroh dengan usia lanjut berhasil sampai ke puncak Jabal Tsur tersebut. Di Jabal Tsur ini juga terdapat anak tangga yang juga memudahkan para jamaah untuk mendakinya.

Di puncak Jabal Tsur ini terdapat gua yang dinamakan Gua Tsur. Gua Tsur ini merupakan tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW saat itu bersama sahabatnya Abu Bakar As Siddiq selama 3 hari ketika hijrah ke Kota Madinah. Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya tersebut bersembunyi lantaran ingin dibunuh oleh Kaum Quraisy. Setelah 3 hari lamanya persembunyian, akhirnya Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar keluar dari Gua tersebut. Lalu, melanjutkan perjalanan untuk pergi ke Kota Madinah. Hal ini merupakan hijrah pertama Nabi Muhammad SAW saat itu.

15. Jabal Nur

Tempat ini merupakan tempat yang sangat bersejarah dalam Islam dan sangat istimewa. Jabal Nur ini terletak di Kota Makkah. Untuk mendaki Jabal Nur ini butuh fisik yang kuat karena, tinggi gunung ini mencapai kurang lebih 600 Meter. Disamping itu, untuk mendaki gunung ini kurang lebih memakan waktu 1 jam. Di jabal ini juga terdapat bebatuan dengan bentuk tangga dan juga ketika sudah hampir sampai di puncak Jabal Nur ini terdapat pegangan dengan bahan besi yang juga dapat membantu para jamaah saat mendaki kesana.

Tempat ini juga merupakan tempat yang sangat ingin dikunjungi para jamaah umrah yang datang ke Saudi Arabia.Seperti yang kita ketahui Jabal Nur atau Gunung Nur ini merupakan gunung yang terdapat gua yang dinamakan “Gua Hira”. Dimana tempat ini merupakan tempat saat Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama yang diturunkan melalui Malaikat Jibril.

30 Shares