Arab Saudi Kembali Normal
Situasi di Mekah sebelum wabah pandemi (Foto: Talabul Amal/reviewnesiacom)
164 Shares

Dilansir dari sumber resmi Kemendagri Arab Saudi atau MOI yang menyatakan bahwa, berdasarkan yang disampaikan oleh otoritas kesehatan terkait mengenai langkah-langkah yang disepakati oleh Kerajaan Arab Saudi terhadap COVID19 dan kemungkinan mengubah waktu jam malam parsial dan mengembalikan pada situasi normal seperti sebelum pandemi ini terjadi.  Upaya pemerintah Arab Saudi dalam melakukan pencegahan terhadap COVID19 sesuai dengan protokol Kementerian kesehatan Arab Saudi, berikut 11 langkah upaya pencegahan penyebaran COVID19 :

Pertama > Mulai Kamis 5 Shawwal 1441 H  (28/05/2020) hingga Sabtu 7 Shawwal 1441 H (30/05/2020) berikut ini akan dilakukan:

– Mengubah jam malam di semua wilayah Arab Saudi, kecuali kota Mekah, menjadi dari jam enam pagi hingga tiga sore.

– Mengizinkan bepergian antar wilayah dan kota di Arab Saudi dengan mobil pribadi selama jam yang sudah ditentukan.

Baca Juga: 5 Kebijakan Izin Tinggal Arab Saudi Terbaru

–  Diizinkan untuk membuka beberapa kegiatan ekonomi dan komersial selama periode jam malam yaitu Toko grosir eceran ( Bagalah) dan Pusat komersial (mall).

– Melarang semua kegiatan yang tidak bisa menjaga Social Distancing, seperti salon kecantikan, cukur rambut, klub olahraga dan kesehatan, tempat rekreasi, bioskop, dan kegiatan lain yang sudah ditentukan oleh pihak berwenang.

Kedua > Mulai Minggu 8 Syawal 1441 H (31/05/2020) hingga Sabtu 28 Syawal 1441 H (20/06/2020) akan diberlakukan peraturan sebagai berikut:

– Mengubah waktu jam malam di semua wilayah Arab Saudi, kecuali kota Mekah, mulai jam 6 pagi hingga 8 malam.

– Tetap menjalankan semua kegiatan yang tidak dilarang sebelumnya.

– Mengizinkan ibadah sholat Jum’at dan sholat lima waktu di seluruh masjid Arab Saudi, kecuali antara kota makkah dan madinah karena masih dalam proses pencegahan.

– Mengaktifkan kembali  kantor kementerian, lembaga pemerintah dan perusahaan  swasta, sesuai dengan protokol dari kementrian SDM yang telah bekerja sama dengan pihak kementrian kesehatan Arab Saudi.

– Membuka kembali penerbangan domestik dan membuka kembali semua transportasi.

– Membuka beberapa kegiatan ekonomi dan komersial selama jam malam yaitu restoran dan café sudah bisa melayani pelanggan di tempat.

– Tegas melarang semua kegiatan yang tidak dapat menerapkan social distancing seperti salon kecantikan, cukur rambut, klub olahraga dan kesehatan, tempat rekreasi, bioskop dan lain lain.

– Tetap melarang perkumpulan atau pertemuan lebih dari lima puluh orang seperti acara pernikahan atau pemakaman dan sejenisnya.

Ketiga > Mulai Minggu, 29 Syawal 1441 H (21/06/2020) semua aktivitas di Arab Saudi kembali normal kecuali kota Makkah, semua penduduk harus tetap mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku selama pandemi untuk mencegah penyebaran COVID19. Serta diminta untuk melindungi masyarakat yang mudah tertular seperti kelompok manula dan masyarakat yang memiliki penyakit pernafasan.

Keempat >  Untuk wilayah kota suci Mekah maka mulai hari Minggu 8 Syawal 1441 H ( 31/05/2020) hingga Sabtu 28 Syawal 1441 H (20/06/2020) berlaku seperti poin pertama. Dan mulai hari Minggu 29 Shawwal 1441 H( 21/06/2020) berlaku seperti poin kedua.

Kelima > Semua warga negara dan mukimin di Arab Saudi tetap mematuhai protocol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun /hand sanitizer dan social distancing.

Keenam > Diperbolehkan keluar rumah dalam keadaan darurat selama periode jam malam dengan mengajukan surat ijin jalan melalui aplikasi Tawakkalna

Ketujuh > Memperbolehkan semua masyarakat untuk melakukan kegiatan olahraga di dalam district dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kedelapan > Umroh dan Ziarah tetap tidak diperbolehkan.

Kesembilan > Tidak ada penerbangan internasional sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Kesepuluh> Semua aktivitas diatas tetap mematuhi peraturan dari kementrian kesehatan dalam menimbang dan mangambil tindakan tegas untuk upaya pencegahan COVID19.

Kesebelas > Hukuman dan denda tetap berlaku bagi siapa saja yang melanggar atau tidak mematuhi aturan.

Pemerintah Arab Saudi berharap bahwa semua penduduk dan mukimin berkontribusi aktiv dan memiliki rasa tanggung jawab dalam upaya pencegahan penyebaran COVID19.

164 Shares